Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat Didesak Bentuk BUMD Kelistrikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama, Papua Barat, diminta membentuk badan usaha milik daerah (BUMD) bidang kelistrikan. Itu penting untuk menghemat anggaran pemeliharaan infrastruktur listrik.

Sebetulnya, operasional listrik sudah ditangani PT PLN. Namun, pemerintah daerah masih rutin mengeluarkan dana mencapai Rp 5 miliar per tahun untuk biaya perawatan mesin generator pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Wasior. Selama ini, perawatan mesin pembangkit PLTD Wasior ditangani pihak swasta yakni PT Sewatama.

”Nah, untuk kepentingan efisiensi anggaran daerah, Pemkab Wondama sebaiknya membentuk BUMD. Juga bisa mengelola sendiri perawatan mesin pembangkit PLTD Wasior termasuk urusan kelistrikan lainnya,” tutur Ketua Komisi B Kristian G Torey di Wasior, Senin (20/5/2019).

Ia menyebutkan, beberapa waktu lalu Komisi B DPRD melakukan kunjungan ke Dinas Perindagkop dan UMKM. Dinas Perindagkop selama ini mendapat tugas tambahan untuk menangani urusan listrik di Wondama. ”Dinas Perindagkop usul urusan listrik ditangani BUMD. Karena kalau itu masih tetap di bawah dinas, beban akan sangat berat. Kami mendukung dan sebaiknya segera diinisiasi,” imbuh Torey.

sumber: https://www.indopos.co.id/read/2019/05/21/175916/pemkab-teluk-wondama-papua-barat-didesak-bentuk-bumd-kelistrikan